Jangan Musuhi Dirimu Sendiri!

Seseorang satu ketika menulis surat kepada Abu Dzar dan memohon untuk diberikan satu nasehat.

Abu Dzar menjawab surat tersebut dengan sebuah kalimat nasehat yang ringkas:

“Jangan kau memusuhi seseorang yang kau mencintainya lebih dari orang-orang lain.”

Menerima surat itu, orang tersebut dilanda kebingungan. Bagaimana tidak, “memusuhi seseorang yang justru kita cintai melebihi orang-orang lain??”

Orang tersebut kemudian menulis surat kembali dengan memohon penjelasan tentang kalimat tersebut.

Abu Dzar kemudian menjawab:

“Maksudku, kekasih yang paling mulia dan yang paling kau cintai adalah dirimu sendiri, bukan orang lain. Jangan kau memusuhi dirimu sendiri dengan berbuat dzalim terhadap dirimu. Tahukah Anda bahwa setiap kelakuan dosa dan salah yang dilakukan oleh manusia, resiko dan bahaya, serta akibat buruknya bahkan hukuman akan kembali kepadanya dan dia tanggung sendiri?”

Semenjak mahasiswa sudah mengukir karya-karya Kemaslahatan Umum dengan Cintanya yang murni seperti rintihan suci datuk-datuknya yang masyhur. Pesona pribadi  Habib Hasyim yang ramah dan hangat, mengantarkannya sebagi Public Relations Lion Air yang Piawai sekaligus menobatkannya sebagai salah satu PR terbaik di Indonesia. Kiprahnya di dalam kegiatan keagamaan, politik & bisnis adalah manifestasi dari kegelisahan dalam Menjahit Kembali Merah Putih.

Hasyim Arsal

Semenjak mahasiswa sudah mengukir karya-karya Kemaslahatan Umum dengan Cintanya yang murni seperti rintihan suci datuk-datuknya yang masyhur. Pesona pribadi  Habib Hasyim yang ramah dan hangat, mengantarkannya sebagi Public Relations Lion Air yang Piawai sekaligus menobatkannya sebagai salah satu PR terbaik di Indonesia. Kiprahnya di dalam kegiatan keagamaan, politik & bisnis adalah manifestasi dari kegelisahan dalam Menjahit Kembali Merah Putih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *