Menikmati Dunia Bukan Hal Terlarang, Kecuali Bagi Seorang Pemimpin!

Sepulangnya dari perang Jamal, Imam Ali bin AbiThalib kw memasuki kota Bashrah. Seseorang bernama Ala’ bin Ziyad Haritsi mengadukan saudaranya, ‘Ashim, kepada Imam Ali kw. Ia berkata kepada beliau,
“Wahai Amirul Mu’minin, aku mengadukan saudaraku yang bernama ‘Ashim.”
Imam bertanya,
“Memang ada apa dengannya?”
Ia menjawab,
” Ia telah meninggalkan dunia, mengenakan pakaian-pakaian yang sudah lama, menyendiri dan meninggalkan semua orang.”
Tak lama kemudian beliau memerintahkan agar ‘Ashim dihadapkan kepada beliau. Saat ‘Ashim telah dihadirkan, Imam berkata,
“Hai musuh dirimu sendiri, setan telah menculik akal pikiranmu. Mengapa engkau meninggalkan anak istrimu? Apakah engkau mengira Allah swt tidak ridha jika engkau menikmati rizki halal yang Ia berikan kepadamu? Di hadapan Allah engkau lebih rendah dari ini.”
‘Ashim menanggapi perkataan Imam as,
“Wahai Amirul Mukminin, bukannya aku sama saja seperti dirimu? Engkau sengaja menjalani hidup dengan susah, mengenakan pakaian-pakaian yang jelek, tidak makan makanan yang enak… Aku ingin menirumu dan menjalani jalan yang kau jalani.”
Imam Ali kw menepis perkataannya dan menjelaskan,
“Aku berbeda dengan dirimu. Aku memiliki kedudukan yang tak kau miliki. Aku menyandang kedudukan sebagai seorang pemimpin. Tugas seorang pemimpin adalah tugas yang berbeda. Allah swt mewajibkan kepada seorang pemimpin untuk menjadikan pola hidup rakyat yang paling miskin sebagai tolak ukur kehidupan pribadinya, agar hidup selayaknya orang yang paling miskin dalam pemerintahannya hidup…. Jadi aku menjalani tugasku dan kamu jalanilah tugasmu.”

Semenjak mahasiswa sudah mengukir karya-karya Kemaslahatan Umum dengan Cintanya yang murni seperti rintihan suci datuk-datuknya yang masyhur. Pesona pribadi  Habib Hasyim yang ramah dan hangat, mengantarkannya sebagi Public Relations Lion Air yang Piawai sekaligus menobatkannya sebagai salah satu PR terbaik di Indonesia. Kiprahnya di dalam kegiatan keagamaan, politik & bisnis adalah manifestasi dari kegelisahan dalam Menjahit Kembali Merah Putih.

Hasyim Arsal

Semenjak mahasiswa sudah mengukir karya-karya Kemaslahatan Umum dengan Cintanya yang murni seperti rintihan suci datuk-datuknya yang masyhur. Pesona pribadi  Habib Hasyim yang ramah dan hangat, mengantarkannya sebagi Public Relations Lion Air yang Piawai sekaligus menobatkannya sebagai salah satu PR terbaik di Indonesia. Kiprahnya di dalam kegiatan keagamaan, politik & bisnis adalah manifestasi dari kegelisahan dalam Menjahit Kembali Merah Putih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *