Pemimpin Sejati

Sayidina Ali bin Abi Thalib Kwh berkata;

“Barang siapa yang menjadikan dirinya sebagai pemimpin bagi masyarakat, maka mulailah mengajari diri sendiri sebelum mengajari lainnya, dan memberadabkan perilakunya sebelum memberadabkan orang lain dengan lisannya. Pendidik dan pembimbing diri sendiri lebih mulia dari pendidik dan pembimbing orang lain.”

Nihil itu tak akan memberikan sesuatu. Kalimat ini sangat tepat untuk menjelaskan perkataan Sayidina Ali di atas. Bagaimana mungkin seseorang bisa memberi tapi ia tak punya sesuatu yang diberi. Pekerjaan memberi itu bisa terealisasi karena ia punya sesuatu yang diberi.

Seseorang tentu tidak bisa menjadi pemimpin sebenarnya bila ia sendiri tak memulai dari diri sendiri atau tak menjadi pemimpin bagi dirinya. Bagaimana mungkin seseorang bisa ber-amar makruf nahi munkar tapi dirinya mengabaikan apa yang diperintahkan Allah Swt dan apa yang dilarang-Nya.

Bisa jadi seseorang dinobatkan sebagai pemimpin administrasi tapi hanya sebatas formalitas bukan pemimpin sebenarnya. Pemimpin sejati harus menjadi panutan lahir dan batin. Semoga kita bisa jadi pemimpin diri sendiri. Amin

Pada saat yang sama, perkataan sahabat besar Ali bin Abi Thalib dijadikan alasan untuk benahi diri sendiri dan ambil jarak dari urusan sosial. Padahal antara pembenahan secara individu dan sosial adalah proses yang berjalan secara bersamaan dalam implementasinya. Ketika benahi diri, maka ia juga tak bisa lari dari membenahi masalah sosial.

Semenjak mahasiswa sudah mengukir karya-karya Kemaslahatan Umum dengan Cintanya yang murni seperti rintihan suci datuk-datuknya yang masyhur. Pesona pribadi  Habib Hasyim yang ramah dan hangat, mengantarkannya sebagi Public Relations Lion Air yang Piawai sekaligus menobatkannya sebagai salah satu PR terbaik di Indonesia. Kiprahnya di dalam kegiatan keagamaan, politik & bisnis adalah manifestasi dari kegelisahan dalam Menjahit Kembali Merah Putih.

Hasyim Arsal

Semenjak mahasiswa sudah mengukir karya-karya Kemaslahatan Umum dengan Cintanya yang murni seperti rintihan suci datuk-datuknya yang masyhur. Pesona pribadi  Habib Hasyim yang ramah dan hangat, mengantarkannya sebagi Public Relations Lion Air yang Piawai sekaligus menobatkannya sebagai salah satu PR terbaik di Indonesia. Kiprahnya di dalam kegiatan keagamaan, politik & bisnis adalah manifestasi dari kegelisahan dalam Menjahit Kembali Merah Putih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *